ICE BOX IN MEMORY
ERNY KURNIA DARMAWATI “ Ini adalah salah satu karya dari penyair favorit saya “
ERNY KURNIA DARMAWATI “ Ini adalah salah satu karya dari penyair favorit saya “
Di balik pulau ini
Tempat kedua kakiku berpijak
Di tanah air ibu pertiwi tersayang
Terbendung segudang keriduan untuk sahabatku
Di tanah kelahiran Siti Nuralisah
Sahabatku…
Maafkan daku dari kejauhan
Bila jasad ini tak mampu menyapa
Untuk tawa dan rangkulan hangatku
Andaikan angin ini dapat menerbangkanku
Melintasi bukit nan tinggi dan bentangan luas lautan
Mungkin sebelum senja menyapa malam siang berlau
Daku kan mendarat di tanah sabah bakso mas lele Ice box
Seandainya pula kantong ajaip kucing jepang
Bukanlah cerita belaka dalam filem kartun
Daku pasti meminta padanya untuk sebuah pinjaman
Dari kantong ajaib tempat baling-balinag bambu berada
Tanganku menggenggam butiran-butiran pasir
Cerita dari tanah bugis Sulawesi selatan
Untuk kutaburkan di daun-daun kupingmu
Sebagai wacana melepas kerinduan bertahun
Melewati semalam suntuk bersama premium philipin
Tuhanku yang maha pemurah
Lagi maha penyayang ummatnya
Berilah bunda hamba rejeki
Agar jasad ini kembali mengukir cerita
Walau sejenak di tanah kelahiran tercinta
Air mata bercucuran membahas kolam kerinduan
Mengingat tawa merekam kenangan
Duduk bersama sahabatku dijembatan
Tempat terakhirku bersama sebelum
Telapak kaki menginjak daratan ibu pertiwi
M. Rahmat Nicotin
Barru, 17 Maret 2011
===================================================
PERSAHABATAN
khairunnisa ¥ Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:28 WIB
melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja...
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan...
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d'htiku...
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh...
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu...
kutempatkan..
"KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA"
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw...
bahwa ..
"AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN"
=================================================
Di sampingku
imah θ Sabtu, 6 Agustus 2011 | 16:03 WIB
sahabat....
kau slalu ada disampingku
menemani hari" sepiku
kau slalu membuatku nyaman
berada disisimu....
karenamu aq bisa lewati hari" terburukkkkk
sahabat
kau slalu hadir di setiap ku membutuhkanmu
kw berikan sejuta senyuman untukku
menemaniq saat suka dan duka...
tanpamu aq tak berarti apa"
karena mu q bisa lalui hari" terindah
saat bersamamu
====================================================
SEMANGAT HIDUPKU
diska imoet ♠ Senin, 11 Juli 2011 | 12:01 WIB
oh sahabat
sahabat kau berikan semangat dalam hidup ini....
kau selalu ada untukku
bersama dalam suka dan duka
bersama dalam tangis dan tawa....
bersama dalam susah dan senang
bersama melangkah seiring jalan..
saat bersamamu dunia terasa indah
kaulah anugrah yang pernah ku miliki
wahai sahabat ku maafkanlah
jika ku punya salah dengan mu
semua itu karena kesalahanku yang mungkin tak ku sengaja
maafkan aku jika aku pernah melukai hatimu
sesungguhnya ku takut kehilanganmu
ku takut akan semua itu
ku takut kehilangan seorang sahabat
ku takut kehilangan rasa persahabatan ini
ku takut tak bisa lagi bersamamu
maka izinkanlah aku tuk selalu menyayangimu........
====================================================
SAHABAT JIWA
oleh: Putra Dewa
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yang terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya.
Tempat kedua kakiku berpijak
Di tanah air ibu pertiwi tersayang
Terbendung segudang keriduan untuk sahabatku
Di tanah kelahiran Siti Nuralisah
Sahabatku…
Maafkan daku dari kejauhan
Bila jasad ini tak mampu menyapa
Untuk tawa dan rangkulan hangatku
Andaikan angin ini dapat menerbangkanku
Melintasi bukit nan tinggi dan bentangan luas lautan
Mungkin sebelum senja menyapa malam siang berlau
Daku kan mendarat di tanah sabah bakso mas lele Ice box
Seandainya pula kantong ajaip kucing jepang
Bukanlah cerita belaka dalam filem kartun
Daku pasti meminta padanya untuk sebuah pinjaman
Dari kantong ajaib tempat baling-balinag bambu berada
Tanganku menggenggam butiran-butiran pasir
Cerita dari tanah bugis Sulawesi selatan
Untuk kutaburkan di daun-daun kupingmu
Sebagai wacana melepas kerinduan bertahun
Melewati semalam suntuk bersama premium philipin
Tuhanku yang maha pemurah
Lagi maha penyayang ummatnya
Berilah bunda hamba rejeki
Agar jasad ini kembali mengukir cerita
Walau sejenak di tanah kelahiran tercinta
Air mata bercucuran membahas kolam kerinduan
Mengingat tawa merekam kenangan
Duduk bersama sahabatku dijembatan
Tempat terakhirku bersama sebelum
Telapak kaki menginjak daratan ibu pertiwi
M. Rahmat Nicotin
Barru, 17 Maret 2011
===================================================
PERSAHABATAN
khairunnisa ¥ Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:28 WIB
melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja...
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan...
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d'htiku...
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh...
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu...
kutempatkan..
"KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA"
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw...
bahwa ..
"AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN"
=================================================
Di sampingku
imah θ Sabtu, 6 Agustus 2011 | 16:03 WIB
sahabat....
kau slalu ada disampingku
menemani hari" sepiku
kau slalu membuatku nyaman
berada disisimu....
karenamu aq bisa lewati hari" terburukkkkk
sahabat
kau slalu hadir di setiap ku membutuhkanmu
kw berikan sejuta senyuman untukku
menemaniq saat suka dan duka...
tanpamu aq tak berarti apa"
karena mu q bisa lalui hari" terindah
saat bersamamu
====================================================
SEMANGAT HIDUPKU
diska imoet ♠ Senin, 11 Juli 2011 | 12:01 WIB
oh sahabat
sahabat kau berikan semangat dalam hidup ini....
kau selalu ada untukku
bersama dalam suka dan duka
bersama dalam tangis dan tawa....
bersama dalam susah dan senang
bersama melangkah seiring jalan..
saat bersamamu dunia terasa indah
kaulah anugrah yang pernah ku miliki
wahai sahabat ku maafkanlah
jika ku punya salah dengan mu
semua itu karena kesalahanku yang mungkin tak ku sengaja
maafkan aku jika aku pernah melukai hatimu
sesungguhnya ku takut kehilanganmu
ku takut akan semua itu
ku takut kehilangan seorang sahabat
ku takut kehilangan rasa persahabatan ini
ku takut tak bisa lagi bersamamu
maka izinkanlah aku tuk selalu menyayangimu........
====================================================
SAHABAT JIWA
oleh: Putra Dewa
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yang terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya.
ICE BOX IN MEMORY
Di balik pulau ini
Tempat kedua kakiku berpijak
Di tanah air ibu pertiwi tersayang
Terbendung segudang keriduan untuk sahabatku
Di tanah kelahiran Siti Nuralisah
Sahabatku…
Maafkan daku dari kejauhan
Bila jasad ini tak mampu menyapa
Untuk tawa dan rangkulan hangatku
Andaikan angin ini dapat menerbangkanku
Melintasi bukit nan tinggi dan bentangan luas lautan
Mungkin sebelum senja menyapa malam siang berlau
Daku kan mendarat di tanah sabah bakso mas lele Ice box
Seandainya pula kantong ajaip kucing jepang
Bukanlah cerita belaka dalam filem kartun
Daku pasti meminta padanya untuk sebuah pinjaman
Dari kantong ajaib tempat baling-balinag bambu berada
Tanganku menggenggam butiran-butiran pasir
Cerita dari tanah bugis Sulawesi selatan
Untuk kutaburkan di daun-daun kupingmu
Sebagai wacana melepas kerinduan bertahun
Melewati semalam suntuk bersama premium philipin
Tuhanku yang maha pemurah
Lagi maha penyayang ummatnya
Berilah bunda hamba rejeki
Agar jasad ini kembali mengukir cerita
Walau sejenak di tanah kelahiran tercinta
Air mata bercucuran membahas kolam kerinduan
Mengingat tawa merekam kenangan
Duduk bersama sahabatku dijembatan
Tempat terakhirku bersama sebelum
Telapak kaki menginjak daratan ibu pertiwi
M. Rahmat Nicotin
Barru, 17 Maret 2011
===================================================
PERSAHABATAN
khairunnisa ¥ Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:28 WIB
melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja...
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan...
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d'htiku...
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh...
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu...
kutempatkan..
"KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA"
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw...
bahwa ..
"AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN"
=================================================
Di sampingku
imah θ Sabtu, 6 Agustus 2011 | 16:03 WIB
sahabat....
kau slalu ada disampingku
menemani hari" sepiku
kau slalu membuatku nyaman
berada disisimu....
karenamu aq bisa lewati hari" terburukkkkk
sahabat
kau slalu hadir di setiap ku membutuhkanmu
kw berikan sejuta senyuman untukku
menemaniq saat suka dan duka...
tanpamu aq tak berarti apa"
karena mu q bisa lalui hari" terindah
saat bersamamu
====================================================
SEMANGAT HIDUPKU
diska imoet ♠ Senin, 11 Juli 2011 | 12:01 WIB
oh sahabat
sahabat kau berikan semangat dalam hidup ini....
kau selalu ada untukku
bersama dalam suka dan duka
bersama dalam tangis dan tawa....
bersama dalam susah dan senang
bersama melangkah seiring jalan..
saat bersamamu dunia terasa indah
kaulah anugrah yang pernah ku miliki
wahai sahabat ku maafkanlah
jika ku punya salah dengan mu
semua itu karena kesalahanku yang mungkin tak ku sengaja
maafkan aku jika aku pernah melukai hatimu
sesungguhnya ku takut kehilanganmu
ku takut akan semua itu
ku takut kehilangan seorang sahabat
ku takut kehilangan rasa persahabatan ini
ku takut tak bisa lagi bersamamu
maka izinkanlah aku tuk selalu menyayangimu........
====================================================
SAHABAT JIWA
oleh: Putra Dewa
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yang terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya.
Di balik pulau ini
Tempat kedua kakiku berpijak
Di tanah air ibu pertiwi tersayang
Terbendung segudang keriduan untuk sahabatku
Di tanah kelahiran Siti Nuralisah
Sahabatku…
Maafkan daku dari kejauhan
Bila jasad ini tak mampu menyapa
Untuk tawa dan rangkulan hangatku
Andaikan angin ini dapat menerbangkanku
Melintasi bukit nan tinggi dan bentangan luas lautan
Mungkin sebelum senja menyapa malam siang berlau
Daku kan mendarat di tanah sabah bakso mas lele Ice box
Seandainya pula kantong ajaip kucing jepang
Bukanlah cerita belaka dalam filem kartun
Daku pasti meminta padanya untuk sebuah pinjaman
Dari kantong ajaib tempat baling-balinag bambu berada
Tanganku menggenggam butiran-butiran pasir
Cerita dari tanah bugis Sulawesi selatan
Untuk kutaburkan di daun-daun kupingmu
Sebagai wacana melepas kerinduan bertahun
Melewati semalam suntuk bersama premium philipin
Tuhanku yang maha pemurah
Lagi maha penyayang ummatnya
Berilah bunda hamba rejeki
Agar jasad ini kembali mengukir cerita
Walau sejenak di tanah kelahiran tercinta
Air mata bercucuran membahas kolam kerinduan
Mengingat tawa merekam kenangan
Duduk bersama sahabatku dijembatan
Tempat terakhirku bersama sebelum
Telapak kaki menginjak daratan ibu pertiwi
M. Rahmat Nicotin
Barru, 17 Maret 2011
===================================================
PERSAHABATAN
khairunnisa ¥ Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:28 WIB
melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja...
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan...
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d'htiku...
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh...
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu...
kutempatkan..
"KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA"
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw...
bahwa ..
"AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN"
=================================================
Di sampingku
imah θ Sabtu, 6 Agustus 2011 | 16:03 WIB
sahabat....
kau slalu ada disampingku
menemani hari" sepiku
kau slalu membuatku nyaman
berada disisimu....
karenamu aq bisa lewati hari" terburukkkkk
sahabat
kau slalu hadir di setiap ku membutuhkanmu
kw berikan sejuta senyuman untukku
menemaniq saat suka dan duka...
tanpamu aq tak berarti apa"
karena mu q bisa lalui hari" terindah
saat bersamamu
====================================================
SEMANGAT HIDUPKU
diska imoet ♠ Senin, 11 Juli 2011 | 12:01 WIB
oh sahabat
sahabat kau berikan semangat dalam hidup ini....
kau selalu ada untukku
bersama dalam suka dan duka
bersama dalam tangis dan tawa....
bersama dalam susah dan senang
bersama melangkah seiring jalan..
saat bersamamu dunia terasa indah
kaulah anugrah yang pernah ku miliki
wahai sahabat ku maafkanlah
jika ku punya salah dengan mu
semua itu karena kesalahanku yang mungkin tak ku sengaja
maafkan aku jika aku pernah melukai hatimu
sesungguhnya ku takut kehilanganmu
ku takut akan semua itu
ku takut kehilangan seorang sahabat
ku takut kehilangan rasa persahabatan ini
ku takut tak bisa lagi bersamamu
maka izinkanlah aku tuk selalu menyayangimu........
====================================================
SAHABAT JIWA
oleh: Putra Dewa
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yang terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya.
by Kuntowijoyo
Siapa menghuni pulau ini kalau bukan pemberani?
Rimba menyembunyikan harimau dan ular berbisa.
Malam membunuhmu bila sekejap kau pejam mata.
Tidak. Di pagi hari kautemukan bahwa engkau
di sini. Segar bugar. Kita punya tangan
dari batu sungai. Karang laut menyulapmu jadi
pemenang. Dan engkau berjalan ke sana.
Menerjang ombak yang memukul dadamu.
Engkau bunuh naga raksasa. Jangan takut.
Sang kerdil yang berdiri di atas buih itu
adalah Dewa Ruci. Engkau menatapnya: menatap dirimu.
Matanya adalah matamu. Tubuhnya adalah tubuhmu.
Sukmanya adalah sukmamu. Laut adalah ruh kita
yang baru! Tenggelamkan rahasia ke rahimnya:
Bagai kristal kaca, nyaring bunyinya.
Sebentar kemudian, sebuah debur
gelombang yang jauh menghiburmu.
Saksikanlah.
Tidak ada batasnya bukan?
Puisi tentang alam di QUE-LIN
PEMANDANGAN DI QUE-LIN
by Husseyn Umar
gunung-gunung dan bukit-bukit hitam
tinggi dan tajam
menjulang menusuk-nusuk awan
air sungai Li berkelok-kelok
bermain-main di celah kaki-kakinya
bilakah sebenarnya
dewa-dewa telah turun dari langit
sempat-sempatnya membuat
pahatan alam yang begini cantik!
Puisi tentang angin laut di alam
ANGIN LAUT
by Kuntowijoyo
Perahu yang membawamu
telah kembali
entah ke mana
angin laut mendorongnya ke ujung dunia
Engkau tidak mengerti juga
Duduklah
Ombak yang selalu
pulang dan pergi.
Seperti engkau
mereka berdiri di pantai
menantikan
barangkali
seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu.
KEINDAHAN ALAM
Batapa indahnya alam in
Laut berombak-ombak
Awan berarak-arak
Udara segar bertiup-tiup
Aku berdiri di atas guning,
Berdiri di bawah langit
Untuk melihat keindahan alam,
Keindahan dunia
Aku mempertaruhkan nyawa,
bertahan diri di atas guning
Demi melihat keindahan alam
keindahan ciptaan Tuhan
1. Membaca puisi sebagai Apresiasi Puisi
Secara
makna leksikal, apresiasi (appreciation) mengacu pada pengertian
pemahaman dan pengenalan yang tepat, pertimbangan, penilaian, dan pernyataan
yang memberikan penilaian (Hornby dalam Sayuti, 1985:2002). Sementara itu,
Effendi (1973: 18) menyatakan bahwa apresiasi sastra adalah menggauli cipta
sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan
pikiran kritis, dan kepekaan perasaan yang baik terhadap cipta sastra.
Pada
dasarnya, kegiatan membaca puisi merupakan upaya apresiasi puisi. Secara tidak
langsung, bahwa dalam membaca puisi, pembaca akan berusaha mengenali, memahami,
menggairahi, memberi pengertian, memberi penghargaan, membuat berpikir kritis,
dan memiliki kepekaan rasa. Semua aspek dalam karya sastra dipahami, dihargai
bagaimana persajakannya, irama, citra, diksi, gaya bahasa, dan apa saja yang
dikemukakan oleh media. Pembaca akan berusaha untuk menerjemahkan bait perbait
untuk merangkai makna dari makna puisi yang hendak disampaikan pengarang.
Pembaca memberi apresiasi, tafsiran, interpretasi terhadap teks yang dibacanya
Setelah diperoleh pemahaman yang dipandang cukup, pembaca dapat membaca puisi.
Karena
kata “membacakan” mengandung makna benefaktif, yaitu melakukan sesuatu
pekerjaan untuk orang lain, maka penyampaian bentuk yang mencerminkan isi harus
dilakukan dengan total agar apresiasi pembaca terhadap makna dalam puisi dapat
tersampaikan dengan baik kepada pendengar. Makna yang telah didapatkan dari
hasil apresiasi diungkapkan kembali melalui kegiatan membaca puisi. Dapat pula
dikatakan sebagai suatu kegiatan transformasi dari apresiasi pembaca dengan
karakter pembacaannya, termasuk ekspresi terhadap penonton.
2. Faktor-faktor Penting dalam Membaca puisi
Setiap
bentuk dan gaya baca puisi selalu menuntut adanya ekspresi wajah, gerakan
kepala, gerakan tangan, dan gerakan badan. Keempat ekspresi dan gerakan
tersebut harus memperhatikan (1) jenis acara: pertunjukkan, pembuka acara
resmi, performance-art, dll, (2) pencarian jenis puisi yang cocok dengan tema:
perenungan, perjuangan, pemberontakan, perdamaian, ketuhanan, percintaan, kasih
sayang, dendam, keadilan, kemanusiaan, dll, (3) pemahaman puisi yang utuh, (4)
pemilihan bentuk dan gaya baca puisi, (5) tempat acara: indoor atau outdoor,
(6) audien, (7) kualitas komunikasi, (8) totalitas performansi: penghayatan,
ekspresi, (9) kualitas vokal, (10) kesesuaian gerak, dan (11) jika menggunakan
bentuk dan gaya teaterikal, harus memperhatikan (a) pemilihan kostum yang
tepat, (b) penggunaan properti yang efektif dan efisien, (c) setting
yang sesuai dan mendukung tema puisi, (d) musik yang sebagai musik pengiring
puisi atau sebagai musikalisasi puisi
3. Bentuk dan Gaya dalam Membaca puisi
Suwignyo
(2005) mengemukakan bahwa bentuk dan gaya baca puisi dapat dibedakan mejadi
tiga, yaitu (1) bentuk dan gaya baca puisi secara poetry reading, (2)
bentuk dan gaya baca puisi secara deklamatoris, dan (3) bentuk dan gaya baca
puisi secara teaterikal.
3.1. Bentuk dan Gaya Baca Puisi secara Poetry Reading
Ciri
khas dari bentuk dan gaya baca puisi ini adalah diperkenankannya pembaca
membawa teks puisi. Adapaun posisi dalam bentuk dan gaya baca puisi ini dapat
dilakukan dengan (1) berdiri, (2) duduk, dan (3) berdiri, duduk, dan bergerak.
Jika
pembaca memilih bentuk dan gaya baca dengan posisi berdiri, maka pesan puisi
disampaikan melalui gerakan badan, kepala, wajah, dan tangan. Intonasi baca
seperti keras lemah, cepat lambat, tinggi rendah dilakukan dengan cara
sederhana. Bentuk dan gaya baca puisi ini relatif mudah dilakukan.
Jika
pembaca memilih bentuk dan gaya baca dengan posisi duduk, maka pesan puisi
disampaikan melalui (1) gerakan-gerakan kepala: mengenadah, menunduk menoleh, (2)
gerakan raut wajah: mengerutkan dahi, mengangkat alis, (3) gerakan mata:
membelakak, meredup, memejam, (4) gerakan bibir: tersenyum, mengatup, melongo,
dan (5) gerakan tangan, bahu, dan badan, dilakukan seperlunya. Sedangkan
intonasi baca dilakukan dengan cara (1) membaca dengan keras kata-kata
tertentu, (2) membaca dengan lambat katakata tertentu, dan (3) membaca dengan
nada tinggi kata-kata tertentu.
Jika
pembaca memilih bentuk dan gaya baca puisi duduk, berdiri, dan bergerak, maka
yang harus dilakukan pada posisi duduk adalah (1) memilih sikap duduk dengan
santai, (2) arah dan pandangan mata dilakukan secara bervariasi, dan (3)
melakukan gerakan tangan dilakuakan dengan seperlunya. Sedang yang dilakukan
pada saat berdiri adalah (1) mengambil sikap santai, (2) gerakan tangan,
gerakan bahu, dan posisi berdiri dilakukan dengan bebas, dan (3) ekspresi
wajah: kerutan dahi, gerakan mata, senyuman dilakukan dengan wajar. Yang
dilakukan pada saat bergerak adalah (1) melakukan dengan tenang dan terkendali,
dan (2) menghindari gerakan-gerakan yang berlebihan. Intonasi baca dilakukan
dengan cara (1) membaca dengan keras kata-kata tertentu, (2) membaca dengan
lambat katakata tertentu, dan (3) membaca dengan nada tinggi kata-kata
tertentu.
3.2. Bentuk dan Gaya Baca Puisi secara Deklamatoris
Ciri
khas dari bentuk dan gaya baca puisi seacra deklamatoris adalah lepasnya teks
puisi dari pembaca. Jadi, sebelum mendeklamasikan puisi, teks puisi harus
dihapalkan. Bentuk dan gaya baca puisi ini dapat dilakukan dengan posisi (1)
berdiri, (2) duduk, dan (3) berdiri, duduk, dan bergerak.
Jika
deklamator memilih bentuk dan gaya baca dengan posisi berdiri, maka pesan puisi
disampaikan melalui (1) gerakan-gerakan tangan: mengepal, menunjuk, mengangkat
kedua tangan, (2) gerakan-gerakan kepala: melihat ke bawah, atas, samping
kanan, samping kiri, serong, (3) gerakan-gerakan mata: membelalak, meredup,
memejam, (4) gerakan-gerakan bibir: tersenyumm, mengatup, melongo, (5)
gerakan-gerakan tangan, bahu, badan, dan raut muka dilakukan dengan total.
Intonasi baca dilakukan dengan cara (1) membaca dengan keras kata-kata
tertentu, (2) membaca dengan lambat kata-kata tertentu, (3) membaca dengan nada
tinggi kata-kata tertentu.
Jika
deklamator memilih bentuk dan gaya dengan posisi duduk, berdiri, dan bergerak,
maka yang dilakukan pada posisi duduk adalah (1) memilih posisi duduk dengan
santai, kaki agak ditekuk, posisi mriing dan badan agak membungkuk, Dan (2)
arah dan pandangan mata dilakukan bervariasi: menatap dan menunduk. Sedang yang
dilakukan pada posisi berdiri (1) mengambil sikap tegak dengan wajah
menengadah, tangan menunjuk, dan (2) wajah berseri-seri dan bibir tersenyum.
Yang dilakukan pada saat bergerak (1) melakukan dengan tenang dan bertenaga,
dan (2) kaki dilangkahkan dengan pelan dan tidak tergesa-gesa. Intonasi
dilakukan dengan cara (1) membaca dengan keras kata-kata tertentu, (2) membaca
dengan lambat kata-kata tertentu, dan (3) membaca dengan nada tinggi kata-kata
tertentu.
3.3. Bentuk dan Gaya Baca Puisi secara Teaterikal
Ciri
khas bentuk dan gaya baca puisi teaterikal bertumpu pada totalitas ekspresi,
pemakaian unsur pendukung, misal kostum, properti, setting, musik, dll.,
meskipun masih terikat oleh teks puisi/tidak. Bentuk dan gaya baca puisi secara
teaterikal lebih rumit daripada poetry reading maupun deklamatoris.
Puisi yang sederhana apabila dibawakan dengan ekspresi akan sangat memesona.
Ekspresi
jiwa puisi ditampakkan pada perubahan tatapan mata dan sosot mata. Gerakan
kepala, bahu, tangan, kaki, dan badan harus dimaksimalkan. Potensi teks puisi
dan potensi diri pembaca puisi harus disinergikan. Pembaca dapat menggunakan
efek-efek bunyi seperti dengung, gumam, dan sengau diekspresikan dengan total.
Lakuan-lakukan pembaca seperti menunduk, mengangkat tangan, membungkuk, berjongkok,
dan berdiri bebas diekspresikan sesuai dengan motivasi dalam puisi. Aktualisasi
jiwa puisi harus menyatu dengan aktualisasi diri pembaca.
Inilah
bentuk dari gaya baca puisi yang paling menantang untuk dilakukan.
Menulis Puisi dengan Cara
Menguraikan Nama Diri
Oleh
Retno Utami
Salah
satu materi pembelajaran Bahasa dan sastra Indonesia yang dianggap sulit oleh siswa SMP atau SMA adalah Puisi. Mulai dari
menganalisis puisi, memaknai puisi, membaca puisi,apalagi
menulis puisi. Guru berusaha mencari cara yang paling mudah dan menyenangkan untuk mulai membuat puisi. Salah satu cara yang
cukup mudah dan menyenangkan adalah dengan cars menguraikan nama diri. Nama
adalah sesuatu yang sangat dekat dengan diri kits. Setiap manusia mulai
dikenal oleh orang lain mulai dari namanya. Nama juga menjadi sesuatu yang sakral. Nama yang diberikan oleh orang tua
kita sudah melalui proses pemikiran yang sangat panjang. Nama yang kita sandang adalah juga doa orang tua kita.
Karena itulah menulis puisi dengan
cara seperti ini akan menjadi pengalaman bermakna bagi siswa. Hal ini akan sangat
penting untuk langkah selanjutnya dalam memahami puisi.
Langkah-langkah yang
dapat dilakukan siswa di kelas adalah sebagai berikut: (1) Menentukan terra dan judul puisi, (2)Menguraikan
nama diri secara vertikal, (3) Menguraikan tiap huruf awal nama, (4) membaca dan mengoreksi kembali kata-kata yang
sudah ditulis dengan cars: membuang kata-kata yang tidak penting, mengganti
kata yang biasa dengan kata lain yang semakna tetapi lebih indah dan
sesuai dengan puisi, menyusun tipografi puisi dengan bentuk yang lebih kreatif, memasukan ungkapan/gaya bahasa, mengganti
kata-kata sehingga didapatkan rima yang lebih baik, dll.(5) membacakan puisi di
hadapan siswa lainnya, (6) memperbaiki kembali puisi berdasarkan hasil
komentar teman sekelas, (6) merayakan dan memberikan
penilaian terhadap karya siswa.
Kucing-Sutardji
Calzoum Bachri
Ngiau! Kucing dalam darah dia menderas
lewat dia mengalir ngilu ngiau dia bergegas lewat dalam aortaku dalam rimba
darahku dia besar dia bukan harimau bukan singa bukan hiena bukan leopar
dia macam kucing bukan kucing tapi kucing
ngiau dia lapar dia merambah rimba afrikaku dengan cakarnya dengan amuknya
dia meraung dia mengerang jangan beri
daging dia tak mau daging Jesus jangan
beri roti dia tak mau roti ngiau kucing meronta dalam darahku meraung
merambah barah darahku dia lapar 0 alangkah lapar ngiau berapa juta hari
dia tak makan berapa ribu waktu dia
tak kenyang berapa juta lapar lapar kucingku berapa abad dia mencari mencakar menunggu tuhan mencipta kucingku
tanpa mauku dan sekarang dia meraung
mencariMu dia lapar jangan beri daging jangan beri nasi tuhan menciptanya tanpa setahuku dan kini dia minta
tuhan sejemput saja untuk tenang sehari untuk kenyang sewaktu untuk tenang..
Puisi, 1995
Ngiau! Kucing dalam darah dia menderas
lewat dia mengalir ngilu ngiau dia bergegas lewat dalam aortaku dalam rimba
darahku dia besar dia bukan harimau bukan singa bukan hiena bukan leopar
dia macam kucing bukan kucing tapi kucing
ngiau dia lapar dia merambah rimba afrikaku dengan cakarnya dengan amuknya
dia meraung dia mengerang jangan beri
daging dia tak mau daging Jesus jangan
beri roti dia tak mau roti ngiau kucing meronta dalam darahku meraung
merambah barah darahku dia lapar 0 alangkah lapar ngiau berapa juta hari
dia tak makan berapa ribu waktu dia
tak kenyang berapa juta lapar lapar kucingku berapa abad dia mencari mencakar menunggu tuhan mencipta kucingku
tanpa mauku dan sekarang dia meraung
mencariMu dia lapar jangan beri daging jangan beri nasi tuhan menciptanya tanpa setahuku dan kini dia minta
tuhan sejemput saja untuk tenang sehari untuk kenyang sewaktu untuk tenang..
Puisi, 1995
ANALISIS
Dari puisi di atas, nampak beberapa sisi yang menunjukkan unsur mantra dalam puisi karya Sutardji. Contohnya adalah terdapatnya unsur religi seperti penyebutan nama Tuhan. Dalam puisi “Kucing”, nampak pula bahwa terdapat proses pencarian hakikat tentang Tuhan yang dilambangkan dengan kucing yang sedang kelaparan.
menyatakan bahwa “kucing” dalam puisi di atas merupakan lambang darisemangat masyarakat yang tak pernah redup dalam mencari Tuhan. Meskipun tak pernah pernah tercapai, namun mereka terus mencari. Namun, bila kita selami pemikiran Sitardji, dalam konsep “Kredo”-nya,Sutardji sesungguhnya ingin membebaskan kata-kata dari fungsinya sebagai alat pembawa pengertian Lebih lanjut, Sutardji menyatakan pula bahwa kata-kata harus bebas menentukan dirinya sendiri. Dalam puisi yang ia ciptakan, Sutardji pun mengatakan dengan tegas bahwa ia ingin membebaskan kata-kata dari tradisi lapuk yang membelenggunya seperti kamus-kamus dan penjajahan lain. Pemikirannya yang kedua dalam “Kredo”-nya tersebut, Sutardji juga ingin “mengembalikan kata kepada mantra”.Sutardji yang tak pernah mendefinisikan makna dari mantra dalam pemikirannya ditambah dengan karya-karyanya berupa puisi —salah satunya dapat dilihat pada “Kucing”—yang sarat akan kata-kata dengan rasa magisagaknya menimbulkan anggapan bagi masyarakat bahwa karyanya memanglah mantra. kata-kata dan kalimat dalam puisi Sutardji, termasuk dalam puisi “Kucing” di atas, jika dirangkaikan satu sama lain sesungguhnya dapatmembentuk suatu prosa yang terdiri dari kalimat-kalimat sederhana. Pada puisi diatas, terdapat pemenggalan suku kata yang tidak biasa seperti “af” dengan“rikaku” terpisah pada baris baru. Namun jika dilihat kembali, bukan tak mungkin bahwa tujuan Sutardji melakukan pemenggalan-pemenggalan tak biasa tersebut adalah guna menghasilkan suatu tipografi dengan bentuk setengah sisi siluetkucing (terbentuk pada sisi kanan atau perpaduan akhir kalimat pada setiap baris).Dari hal ini dapat terlihat bahwa unsur mantra dalam puisi lama sungguh berbeda dengan unsur mantra yang dianggap oleh sebagian besar orang terdapat dalam karya-karya Sutardji. Keunikan yang dicapai Sutardji lebih cenderung kearah tipografi pada puisinya. Pada mantra dalam puisi lama pun tentu tidak terdapat tipografi. Selain itu, perbedaan nampak pula pada tujuan penciptaanmantra. Jika mantra dalam puisi lama bertujuan untuk memperoleh kekuatan yang bersumber dari unsur gaib, maka tujuan penciptaan karya-karya Sutardji yang dianggap berunsur mantra tentu tidaklah serupa. Tentu terdapat pesan yang masih dapat ditelusuri dalam karya Sutardji dan sekali lagi pengedepanan permainan tipografi menjadi amat penting baginya
Dari puisi di atas, nampak beberapa sisi yang menunjukkan unsur mantra dalam puisi karya Sutardji. Contohnya adalah terdapatnya unsur religi seperti penyebutan nama Tuhan. Dalam puisi “Kucing”, nampak pula bahwa terdapat proses pencarian hakikat tentang Tuhan yang dilambangkan dengan kucing yang sedang kelaparan.
menyatakan bahwa “kucing” dalam puisi di atas merupakan lambang darisemangat masyarakat yang tak pernah redup dalam mencari Tuhan. Meskipun tak pernah pernah tercapai, namun mereka terus mencari. Namun, bila kita selami pemikiran Sitardji, dalam konsep “Kredo”-nya,Sutardji sesungguhnya ingin membebaskan kata-kata dari fungsinya sebagai alat pembawa pengertian Lebih lanjut, Sutardji menyatakan pula bahwa kata-kata harus bebas menentukan dirinya sendiri. Dalam puisi yang ia ciptakan, Sutardji pun mengatakan dengan tegas bahwa ia ingin membebaskan kata-kata dari tradisi lapuk yang membelenggunya seperti kamus-kamus dan penjajahan lain. Pemikirannya yang kedua dalam “Kredo”-nya tersebut, Sutardji juga ingin “mengembalikan kata kepada mantra”.Sutardji yang tak pernah mendefinisikan makna dari mantra dalam pemikirannya ditambah dengan karya-karyanya berupa puisi —salah satunya dapat dilihat pada “Kucing”—yang sarat akan kata-kata dengan rasa magisagaknya menimbulkan anggapan bagi masyarakat bahwa karyanya memanglah mantra. kata-kata dan kalimat dalam puisi Sutardji, termasuk dalam puisi “Kucing” di atas, jika dirangkaikan satu sama lain sesungguhnya dapatmembentuk suatu prosa yang terdiri dari kalimat-kalimat sederhana. Pada puisi diatas, terdapat pemenggalan suku kata yang tidak biasa seperti “af” dengan“rikaku” terpisah pada baris baru. Namun jika dilihat kembali, bukan tak mungkin bahwa tujuan Sutardji melakukan pemenggalan-pemenggalan tak biasa tersebut adalah guna menghasilkan suatu tipografi dengan bentuk setengah sisi siluetkucing (terbentuk pada sisi kanan atau perpaduan akhir kalimat pada setiap baris).Dari hal ini dapat terlihat bahwa unsur mantra dalam puisi lama sungguh berbeda dengan unsur mantra yang dianggap oleh sebagian besar orang terdapat dalam karya-karya Sutardji. Keunikan yang dicapai Sutardji lebih cenderung kearah tipografi pada puisinya. Pada mantra dalam puisi lama pun tentu tidak terdapat tipografi. Selain itu, perbedaan nampak pula pada tujuan penciptaanmantra. Jika mantra dalam puisi lama bertujuan untuk memperoleh kekuatan yang bersumber dari unsur gaib, maka tujuan penciptaan karya-karya Sutardji yang dianggap berunsur mantra tentu tidaklah serupa. Tentu terdapat pesan yang masih dapat ditelusuri dalam karya Sutardji dan sekali lagi pengedepanan permainan tipografi menjadi amat penting baginya
Robohnya
Surau Kami
Penulis : A. A Navis
Penokohan
Tokoh si AKU: mempunyai watak bijaksana, baik hati,penolong.
Tokoh Ajo Sidi: Berwatak pembual, acuh tak acuh.
Haji Saleh: Orangnya egoistis, mementingkan diri sendiri.
Tokoh si Kakek: Penolong sabar, baik hati, tagwa.
Mempunyai kerakteristik: Tidak mempunyai pendirian yang kuat
dan mudah terhasut omongan orang lain, dan Orang yang tagwa didalam perintah
dan larangan Allah Subhanahu wataala tetapi kadar keimanannya sangat tipis.
Amanat
Kita jadi orang jangan yang pembual,
karena orang yang pembual biasanya diingat orang, tapi seseorang yang selalu
ingat itu malah ingin memarah-marahinya.
Teknik Bahasa
Bahasa yang di pakai mudah dipahami,
bahasanya tidak terlalu tinggi dan bahasa yang dipakai bahasa sehari-hari.
B. Nilai-nilainya
a. Nilai-nilai
budayanya
Pola fikir yang
kurang berpendidikan membuat kakek salah dalam mengambil keputusan, tidak ada keiginan
untuk hidup lebih baik dan berkembang.
b. Nilai-nilai
sosial
Rasa atau sikap
sosial masih ada walaupun cuma sedikit. Sifat iklas kakek dalam membantu
terhadap tetangga-tetagganya.
c. Nilai-nilai
moral
Perbuatan kakek
yang siap membantu kapanpun dan tidak mengharap imbalan patut dicontoh.
d. Nilai-nilai agamanya
Ketaatan kakek
dalam beribadah dan menyembah tuhan adalah salah satu perbuatan yang layak
dicontoh
PETA -
PITA
Malam kan
tak ada matahari
Dan
matahari takut dengan bulan
Kesunyian
hati itu ku sebut dengan malam
Malam
yang panas, malam yang bising, dan
Malam
yang bersembunyi seperti pecahan gelas
Itulah
hati yang tidak sehat,
Ia demam,
ia merintih, dan ia tersedu
Namun,,,
Belaian
angin yang menyapa ramah
Itulah
yang ku sebut langkah pertama ceritaku
Rangkaian
benang cinta yang merajut dimulai
Pada
bulan-bulan terkhir ‘11
Dan
disitulah ukiran-ukiran seperti relief terpahat
Rapi,
bertekstur seperti batuan pasir jalanan
Tajam,
tapi tak sakit
Kering
tapi tak gersang
Dan mekar
tak berduri
Semuanya
cantik, indah, elok
Semuanya
berwarna, semuanya bermakna
Semuanya tertuju,
semuanya terarah
Disitulah
tempatku, dan disinilah tempat kita
Mengunci
jari-jari tangan kananku dengan
Jari-jari
kirimu untuk melangkah bersama
Satu
arah, dan satu tujuan luhur, selamanya
Oleh
D.U.A.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar